Fungsi dan Kedudukan Komik

Fungsi dan Kedudukan Komik

Banyak orang masih awam dengan fungsi dan kedudukan komik di Indonesia. Dan ap manfaatnya bagi generasi sekarang?
Komik merupakan suatu gejala kesenian yang menarik. Seperti halnya kemunculan video-kaset sesudahnya. Komik memang bisa menjadi senjata bermata dua. Seperti halnya video, bisa digunakan sebagai alat penelitian, penerangan, hiburan, bahkan media pendidikan. Komik pun demikian juga. Apa yang dilakukan oleh George Colomb dengan membuat komik untuk membantu anaknya yang sedang belajar, menunjukkan hal itu dengan jelas. Jika kemudian ada komik yang dianggap sebagai racun, tentu bukan lantas diartikan bahwa seni komik di Indonesia harus disingkirkan keberadaannya. Tak bisa dipungkiri, bahwa dunia komik merupakan sebuah media yang berkadar candu tinggi, seperti halnya video. Ia bisa menjadi obat dalam dosis tertentu, tapi juga bisa sebagai pembunuh dalam takaran yang berlebihan.
Peranan komik lebih penting dari keberadaan partai politik. Sebagai komedia yang efektif untuk apapun. Untuk hal yang baik dan sebaliknya. Komik-komik agama misalnya, lebih mampu membumikan masalah surga dan neraka. Tidak sekaku dalam fragmen di televisi atau khotbah-khotbah para pemimpin agama.


Fungsi komik yang lebih luas dibandingkan media lainnya, memungkinkan komik mempunyai daya jangkau yang lebih luas. Oleh karena itu, komik pun bisa dijadikan media yang yang paling efektif untuk pendidikan. Penerangan secara visual adalah modal yang paling besar yang dipunyai komik.
Keberadaan komik pernah mencapai ttitik nadir. Hanya sedikit yang berpaling ke komik sebagai bacaan alternatif. Kebanyakan pembaca setianya adalah anak-anak SD atau SMP, jarang atau mungkin tak ada yang setingkat mahasiswa. Pada mulanya komik memang untuk pembaca pemula. Di sinilah, dengan pembaca-pembaca mungilnya, komik merupakan pintu gerbang menuju ke yang baik atau sebaliknya, tentulah tidak semata-mata menyalahkan komikusnya.
Pada situasi sekarang keberadaan komik sudah lebih baik. Banyak toko buku yang memajang komik di etalasenya. Pembacanya pun beragam. Tidak hanya didominasi oleh anak-anak tetapi banyak juga mahasiswa sebagai pembaca setianya. Melihat keadaan ini terbesit sebuah harapan akan terangkatnya kondisi perekonomian Indonesia. Dan peran-peran yang positif dari komik akan lebih ditingkatkan, khususnya untuk menjadi salah satu media pendidikan. Kesan bahwa komik adalah ”dunia bawah tanah” harus dihilangkan. Sekaranglah saatnya komik bisa mengangkat dirinya sendiri dan derajat hidup komikusnya.

Referensi : www.komikindonesia.com

Oleh : Achmad Sudarno

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: