Musashi Perusuh yang Mendapatkan Pencerahan

musashi_lrg

Miyamoto Musashi

Kisah yang ditulis oleh Hidetsugu ”Eiji” Yoshikawa ini menceritakan periode awal kehidupan Musashi hingga usia 28 atau 29 tahun. Sesudah ini, Musashi mengundurkan diri dari kehidupan ramai, dan kemudian menuliskan buku yang kini banyak digandrungi orang Amerika karena dianggap sebagai kunci pemahaman akan manusia dan manajemen Jepang.

Kisah novel ini diawali ketika Takezo (kemudian beralih menjadi Musashi setelah mendapat ”pencerahan”) dan sahabatnya bangkit dari pingsannya di padang perang Sekigahara. Perang yang menetukan kemenangan Tokugawa. Takezo kembali ke desanya dan juga kembali menjadi perusuh. Perusuh ini bisa dijinakkan oleh Pendeta Takuan.

Ia dikucilkan di sebuah ruang oleh Takuan selama tiga tahun untuk meditasi dan belajar. Di sinilah ia menemukan pencerahan. Dan ia memutuskan menjadi shugyosha, samurai pengembara. Maka petualangan panjang pun dimulai.

Kyoto, kota pertama ditujunya. Ia menentang aliran termasyhur saat itu, Yhosioka. Sendirian ia membunuh 70 lawannya. Sementara itu ia terus mengembara untuk mematangkan teknik pedangnya dan juga filsafatnya. Sedikit demi sedikit ia sadar bahwa ”pejuang terbaik tidak lagi berkelahi”, dan ia pun mulai beralih mencari seni damai: membantu petani mengolah tanah, mengorganisir mereka melawan bandit-bandit. Kisah berakhir dengan duel melawan musuh setimpalnya.

Judul : MUSASHI

Penulis : Eiji Yoshikawa

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Edisi : 6. 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: